5 Kesalahan umum yang harus dihindari saat mengikuti ujian Sertifikasi?

5 Kesalahan umum yang harus dihindari saat mengikuti ujian Sertifikasi?
avatar1
GTTC Article
Posted : 1 day ago
Ditinjau oleh Admin GTTC

Mengikuti ujian sertifikasi adalah langkah penting dalam meningkatkan keterampilan dan membuka peluang karier yang lebih luas. Namun, sering kali peserta melakukan kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari. Berikut adalah lima kesalahan umum yang perlu Anda waspadai agar ujian berjalan lebih lancar.

1. Kurangnya Pemahaman Terhadap Persyaratan Sertifikasi

Terlalu fokus pada hafalan tanpa memahami konsep dasar dapat membuat Anda kesulitan saat menghadapi soal yang memerlukan analisis mendalam. Pastikan Anda benar-benar memahami setiap konsep dan penerapannya dalam situasi nyata. Sebelum mendaftar ujian, pastikan Anda membaca silabus dan standar industri terkait. Misalnya, bagi yang tertarik di bidang jaringan, MikroTik Certified Network Associate (MTCNA) bisa menjadi referensi dalam memahami prinsip dasar jaringan komputer.

2. Manajemen Waktu yang Buruk

Belajar dengan sistem kebut semalam (SKS) sering kali tidak efektif dan justru meningkatkan stres. Sebaiknya, buat jadwal belajar yang konsisten jauh-jauh hari sebelum ujian untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam. Jika Anda ingin meningkatkan keterampilan manajemen waktu, Anda bisa membaca artikel dari Harvard Business Review. Selain itu, jika Anda mempersiapkan diri untuk ujian berbasis logika atau akademik, mengikuti program seperti TPA/TKDA Bappenas Preparation dapat membantu Anda mengatur strategi pengerjaan soal dengan lebih efektif.

3. Tidak Memahami Format dan Persyaratan Ujian

Setiap ujian sertifikasi memiliki format dan persyaratan khusus. Kurangnya pemahaman terhadap hal ini dapat menyebabkan kebingungan saat ujian berlangsung. Luangkan waktu untuk mempelajari format ujian, jenis soal yang akan dihadapi, dan persyaratan lain yang diperlukan. Anda bisa melihat contoh format ujian di ETS Test FormatsUntuk ujian lokal dan persiapan sertifikasi di Indonesia.

4. Mengabaikan Kesehatan Fisik dan Mental

Stres dan kelelahan dapat mempengaruhi performa Anda saat ujian. Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta melakukan aktivitas fisik ringan untuk menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran. Jika Anda mengalami kecemasan berlebihan menjelang ujian, Anda dapat membaca panduan dari American Psychological Association atau mencoba teknik relaksasi seperti meditasi dan pernapasan dalam.

5. Tidak Mengikuti Pelatihan atau Bimbingan yang Tersedia

Mengandalkan belajar mandiri tanpa bimbingan dapat membuat Anda melewatkan informasi penting atau strategi efektif dalam menghadapi ujian. Mengikuti program pelatihan atau bimbingan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik serta strategi menjawab soal dengan lebih efisien. Berbagai platform seperti Coursera, gttc.idUdemy, dan edX menawarkan kursus persiapan sertifikasi untuk berbagai bidang. Jika Anda mencari bimbingan langsung, banyak lembaga pelatihan lokal dan internasional yang menyediakan kelas intensif sesuai dengan kebutuhan Anda.